Minggu, 19 Oktober 2014

TOU 1 - Tugas 1


Muhammad Marsal
1B114822
2KA25


ARTI PENTINGNYA ORGANISASI DAN METODE

Pengertian Organisasi
                Organisasi adalah sekumpulan orang, dua orang atau lebih yang secara formal disatukan dalam suatu kerja sama untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan. Atau bisa juga disebut dengan sekumpulan individu yang di kelompokan menjadi satu, dimana semua individu memiliki kepentingan dan tujuan yang sama.

                Dan banyak juga para ahli mendefinisikan PENGERTIAN ORGANISASI menurut pandangan mereka masing-masing, yaitu :
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang dibawah pengarahan manager mengejar tujuan bersama. –Stone

Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama. -James D. Mooney 

                Adanya organisasi juga menunjukan bahwa kita Manusia adalah Mahluk Sosial yang membutuhkan Manusia lainnya untuk berinteraksi dan berkomunikasi. ya sedikit banyaknya seperti itulah arti organisasi dan kegunaanya bagi kita.

Manajemen dan Organisasi
                Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.
                Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.

Manajemen dan Tata Kerja
                Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan sebuah organisasi yang dapat berfungsi sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan.
                Tata kerja atau metode adalah suatu cara  bagaimana agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula. Pemakaian tata kerja yang tepat ditujukan untuk :

  1.  Menghindari terjadinya pemborosan didalam pendayagunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
  2. Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
  3. Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.

                Hubungan tata kerja dalam  manajemen adalah untuk menjelaskan bagaimana  proses kegiatan manajemen harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

Manajemen Organisasi dan Tata Kerja
                Hubungan timbal balik antara manajemen, organisasi dan tata kerja dapat disimpulkan sebagai berikut:

  •  Manajemen    : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
  • Organisasi      : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
  • Tata Kerja   : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.


Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

Kamis, 16 Oktober 2014

Tugas ISD 3

Muhammad Marsal
1B114822
4KA46

Pemuda dan Sosialisasi

               Pemuda merupakan golongan manusia-manusia atau individu-individu muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik yang bertugas sebagai penerus di masa mendatang. Sosialisasi adalah proses adaptasi dalam kehidupan yang dialami oleh setiap individu dengan golongan masyarakat yang adal di lingkungan sekitarnya. Lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat membawa pengaruh yang besar dalam membina sikap untuk dapat hidup di masyarakat.  Proses sosialisasi itu berlangsung sejak lahirnya anak manusia di dunia dan akan terus berproses hingga mencapai titik kulminasi. Sosialisasi itu sendiri dapat diartikan juga sebagai sebuah proses seumur hidup bagaimana seorang individu mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang meliputi cara-cara hidup, nilai-nilai, dan norma-norma sosial yang terdapat dalam masyarakat agar dapat diterima oleh masyarakat lainnya.

                Permasalahan atau kasus yang sering terjadi kepada pemuda-pemuda di Indonesia adalah salahnya pemilihan gaya pergaulan dalam suatu lingkugan. Dan permasalahan yang umumnya terjadi terkait dengan pemuda dan sosialisasi pada hampir setiap tahunnya adalah para pemuda yang menyebut dirinya dengan sebutan “Mahasiswa” melakukan demonstrasi terkait dengan kebijakan pemerintah.

                Dalam kasus salahnya pemilihan gaya pergaulan dalam suatu lingkungan terjadi karena para pemuda masih kurang mampu untuk mengendalikan diri. Mereka tidak berfikir lebih lanjut untuk membedakan mana yang baik dan buruk untuk dilakukan. Contohnya mulai dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang, pergaulan bebas, masuknya dunia barat yang tidak mendukung atau sesuai dengan budaya kita. Sedangkan dalam kasus para pemuda yang melakukan demonstrasi ini memiliki 2 sisi yang berbeda yaitu sisi Positif dan Negatif. Sisi positif-nya dari demonstrasi yang dilakukan mahasiswa adalah mereka sebagai pemuda bisa menyampaikan aspirasi masyarakat Indonesia pada umumnya kepada pemerintah. Dan sisi negatif-nya adalah jika demonstrasi dilakukan dengan tindakan yang anarkis, sehingga dapat merugikan diri sendiri, orang lain dan negara.

                Solusinya adalah bagaimana para pemuda masa kini dapat menempatkan dirinya sebagai pemuda yang baik dan benar sesuai dengan tuntutan agama dan norma yang berlaku di dalam masyarakat, serta dituntut pula peran serta orangtua dalam memperhatikan tingkah laku dalam kehidupan sehari-harinya. Sebagai pemuda harus bisa bersosialisasi dalam masyarakat dan mampu memberikan contoh yang baik untuk masyarakat. Dan mampu menyalurkan aspirasi rakyat kepada pemerintah, tetapi tidak dengan cara yang anarkis. Dan pendidikan yang layak pun sangat berperan penting bagi pemuda masa kini, karena pemuda masa kini adalah generasi penerus bangsa. Pemuda boleh berdemokrasi, bebas mengeluarkan pendapat, boleh menyalurkan aspirasi. Hendaknya jika pemuda ingin menyalurkan aspirasinya, tidak dengan merusak fasilitas Negara. Jadilah pemuda yang beretika dan terpelajar.

Sumber :


Tugas ISD 2

Muhammad Marsal
1B114822
4KA46

Individu, Keluarga dan Masyarakat

Individu adalah satuan atau unit terkecil dari masyarakat sekitar yang tidak bisa di bagi lagi dengan satuan atau unit terkecil, individu yang pasti lebih jelas manusia perseorangan bukan sebagai manusia keseluruhan. Keluarga adalah kumpulan dari individu yang memiliki hubungan darah dan memiliki kewajiban dan tanggung jawab antara individu tersebut . Karena keluarga merupakan kumpulan dari individu berarti dalam kelurga tersebut telah terjalin suatu interaksi sosial dan berarti pula individu berperan sebagai mahluk sosial dimana di dalam hidupnya manusia membutuhkan orang lain dan tidak bisa hidup sendiri. Masyarakat adalah kumpulan individu yang menjadi satu, baik yang memiliki hubungan darah atau tidak karena menetap disuatu wilayah sehingga terjalin sebuah interaksi sosial didalamnya
Permasalahan atau kasus yang sering dialami perseorangan individu adalah perkelahian antar sesama individu. Perkelahian antar individu pun dapat mempengaruhi atau menimbulkan kasus dalam suatu keluarga. Contoh kasus dalam suatu keluarga adalah terjadinya perceraian antara kedua orang tua dalam suatu hubungan rumah tangga. Dan juga perkelahian antara sesama pun dapat menimbulkan masalah dalam masyarakat. Permasalahan utama nya adalah kesalahpahaman atau ketidaksamaan nya pikiran antar golongan masyarakat.
Permasalahan atau kasus dalam individu sering terjadi karena ketidaksamaannya pikiran antar individu atau yang disebut juga dengan kesalahpahaman. Setiap individu di dunia ini pasti pernah mengalami kesalahpahaman. Contohnya mungkin karena masalah yang dihadapi oleh individu A belum dapat terselesaikan sepenuhnya, disisi lain tiba-tiba individu B datang dan tentunya dengan pembawaan yang berbeda. Sehingga individu A yang masalahnya yang belum selesai merasa terusik, kemudian individu B pun juga merasa demikian sehingga terjadilah kesalahpahaman yang mengakibatkan perkelahian. Setiap keluarga pasti akan di terpa oleh masalah-masalah, seperti perceraian antara ayah dan ibu, yang akan berujung di persidangan dan anak-anak yang telah dibesarkan pun akan hidup sia-sia. Dan masalah yang sering terjadi dalam masyarakat contohnya adalah masyarakat di setiap wilayah dapat saling tawuran karena hanya salah paham antara sesama golongan. Contoh lainnya, razia gelandangan dan pengamen. Konflik yang terjadi kali ini memang sering disaksikan di berbagai tepat khususnya di kota-kota besar. Puncak masalahnya adalah seringkali pengamen, pengemis dan gelandangan ini kejar-kejaran dengan petugas keamanan, Para pengamen, pengemis dan gelandangan merasa tidak pantas ditangkap dan dirazia oleh petugas karena mereka menganggap bahwa mereka hanya mencari nafkah bagi keluarganya dan mereka juga menganggap masyarakat tidak merasa terganggu dengan adanya mereka. Sedangkan dari sisi lainnya yaitu pihak petugas keamanan merasa mereka hanya menjalankan tugasnya untuk mentertibkan kota. Masih banyak lagi contoh yang merupakan masalah ketika kita hidup bermasyarakat, contoh diatas merupakan salah satu dari sekian banyak contoh masalah yang harus segera dicarikan solusinya karena jika tidak akna berdampak buruk bagi kemajuan bangsa ini, ini adalah masalah bersama yang melibatkan rakyat dan pemerintahnya
Individu harus bisa menempatkan dirinya sesuai dengan norma dan kebudayaan yang dimilik individu itu sendiri. Setiap individu memiliki masalahnya masing-masing dan memiliki cara yang berbeda dalam menyelesaikan masalahnya tersebut. Dan salah satu faktor pembentukan karakter individu adalah keluarga, untuk itu keluarga khususnya selalu memperhatikan anggota keluarganya, sehingga tidak ada penyimpangan yang terjadi. Setiap permasalahan keluarga harus di selesaikan dengan baik-baik oleh pasangan suami istri. Menjaga selalu kebersamaan keharmonisan nama baik keluarga untuk saling menjaga menyayangi anggota keluarganya itu sendiri, bukan untuk saling menghindar, menghancurkan atau memperpecah tali persaudaraan. Masyarakat pun harus mempunyai rasa tanggung jawab dan berpikir panjang, membantu yang membutuhkan pertolongan dan tidak untuk saling adu kekuatan. Dari masalah razia itu sendiri dapat dicarikan solusi bahwa seharusnya pengamen, pengemis dan gelandangan memiliki jaminan akan kehidupannya dan mereka haruslah mendapatkan tempat hunian yang layak dan selain itu perlu disediakan bagi mereka lapangan kerja yang luas untuk menenkan tingkat kemiskinan , pengangguran dan tindak kriminal di Indonesia. Oleh karena itu pemerintah harus melakukan kontrol terhadap individu dalam masyarakat. Sehingga ketika terjadi suatu penyimpangan terhadap anggotanya akan bisa teratasi dengan segera, agat tidak merugikan invidu dan masyarakat lainnya, baik dari segi materil maupun imateril.
               
Sumber :


Tugas ISD 1

Muhammad Marsal
1B114822
4KA46

Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

Penduduk adalah orang-orang yang mendiami suatu wilayah tertentu, menetap dalam suatu wilayah, tumbuh dan berkembang dalam wilayah tertentu pula. Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kebudayaan adalah hasil budi daya  atau adat yang sering dilakukan oleh orang terdahulu, mereka mengajarkan kepada penerus-penerusnya agar tetap dipertahankan dan dibudidayakan.
Permasalahan atau contoh kasus utama dalam penduduk adalah angka kelahiran yang tinggi sedang angka kematian yang sedikit sehingga mengakibatan penumpukan suatu penduduk di suatu pemukiman.  Kasus lain dalam penduduk adalah Persaingan lapangan pekerjaan. Masyarakatpun mempunyai permasalahan diantaranya dalam membuat suatu perkumpulan atau aliran. Permasalahan dalam kebudayaan adalah dimana ciri khas dari negara kita diakui oleh negara lain. Seperti angklung, wayang kulit, reog ponorogo, batik dan masih banyak lagi.
Permasalahan atau kasus dalam penduduk terjadi karena Dinamika penduduk merupakan perubahan yang terjadi di dalam penduduk, dimana ada angka kelahiran, kematian, dan perpindahan. Pertambahan penduduk dihitung dari angka kelahiran dikurang dengan angka kematian di tambah angka perpindahan, angka perpindahan  itu sendiri terdiri dari angka penduduk yang datang di kurang angka penduduk yang pergi. Kasus lain dalam penduduk terjadi karena persaingan lapangan pekerjaan yang disebabkan oleh pertumbuhan penduduk itu juga. Kenyataan yang ada saat ini pertumbuhan penduduk tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang disediakan oleh pemerintah selama ini sehingga yang terjadi adalah bertambahnya jumlah pengangguran di Indonesia. Permasalaha atau kasus dalam masyarakat terjadi karena Kebanyakan masyarakat di Indonesia cenderung menggangap perkumpulan dalam suatu golongan atau yang disebut forum mereka adalah benar dan menganggap masyarakat yang tidak mengeluti atau ikut serta dalam suatu forum tersebut adalah salah. Sehingga sering terjadi konflik antara penganut di dalamnya. Permasalah atau kasus dalam kebudayaan terjadi karena kurangnya perhatian dan pelestarian akan kebudayaan negara sendiri dan juga banyaknya budaya luar yang masuk ke Indonesia. Seperti budaya dari negara barat dan negara asia lainnya seperti Korea yang terkenal dengan budaya K-POP yang sangat digandrungi oleh remaja Indonesia karena pesona Boyband dan Girlband-nya. Dan Korea sendiri terutama Korea Selatan sangat gencar mempromosikan kebudayaan negara mereka dengan berbagai cara, salah satunya dengan Drama Korea-nya.
Untuk mengatasi masalah kepadatan penduduk pemerintah harus lebih disiplin lagi dalam mengkaji peraturan-peraturan yang telah di tetapkan dan sebagai warga negara juga perlu menyadari dan menjalankan akan pentingnya aturan tersebut. Pemerintah juga harus menyediakan lapangan kerja yang cukup pagi masyarakatnya. Dan untuk menghindari permasalahan masyarakat, sebaiknya dihindari pembentukan perkumpulan masyarakat yang menyimpang. Agar tidak memiliki banyak aliran yang nantinya akan menyesatkan masyarakat yang ikut serta maupun yang tidak ikut serta dalam perkumpulan tersebut. Di indonesia, sangat banyak budaya menarik, kita sebagai bangsa yang baik, patut menjaga dan melestarikan budaya yang merupakan hasil dari sebuah hasil karya anak bangsa.  Hal ini bertujuan untuk menjadikan kita sebagai manusia yang berdedikasi tinggi dengan cara menghormati warisan budaya dari orang terdahulu sebagai karakteristik sebuah kelompok masyarakat. Antara individu, masyarakat dan kebudayaan memiliki hubungan atau dapat diakatakan berkesinambungan karena masyrakat terbentuk karena ada beberapa individu yang berkumpul dan menciptakan perkumpulan sedangkan kebudayaan terbentuk atas dasar pemikiran dari masyrakat tersebut sehingga jika salah satu dari komponen diatas tidak ada maka tidak akan terbentuk suatu kebudayaan ataupun masyarakat.

Sumber :


Minggu, 12 Oktober 2014

Tugas 1 - Pengantar Telematika

Muhammad Marsal
1B114822
4KA28

Sejarah Telematika
         Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L'informatisation de la Societe. Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique merupakan gabungan dua kata telekomunikasi dan informatika.

Pengertian Telematika
Telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital. pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika.

Telematika memiliki manfaat dalam berbagai bidang. Seperti pendidikan, ekonomi, pemerintahan dan masih banyak lagi.
Pemanfaatan Telematika di berbagai bidang ini semakin berkembang pesat. Hal ini di karenakan kemudahan yang di tawarkan. Beberapa Faktor yang mempengaruhi seperti:
      1.      Dukungan dari pemerintah akan kemajuan teknologi informatika
      2.      Perangkat pendukung telematika yang semakin murah harganya
      3.      Rasa ingin tahu masyarakat yang semakin besar akan kemajuan teknologi
      4.      Lebih Efektif dan Efisien
      5.      Lifestyle


Peranan Telematika dalam Berbagai Bidang

A.    Bidang Pendidikan
Dalam bidang pendidikan peranan telematika cukup penting. Dalam dunia pendidikan ini peranan telematika dapat membuat kemajuan dunia pendidikan dan mempermudah dalam dunia pendidikan untuk proses pembelajaran. E-learning merupakan contoh dari berkembangnya dunia pendidikan dari cara konvensional (tatap muka di kelas) ke cara yang lebih terbuka melalui internet. Hal ini dapat terjadi karena adanya teknologi telematika yang dapat menghubungkan pengajar dengan muridnya. Kegiatan seperti memberikan materi belajar, melakukan ujian, mengirim tugas, mengecek nilai dapat dilakukan secara elektronik.E-learning ( pendidikan terbuka dengan metode jarak jauh ) merupakan contoh dari berkembangnya dunia pendidikan dari cara konvensional (tatap muka di kelas) ke cara yang lebih terbuka melalui internet. Hal ini dapat terjadi karena adanya teknologi telematika yang dapat menghubungkan pengajar dengan muridnya.

B.     Bidang Ekonomi
Salah satu bidang yang di cakup dalam penerapan ilmu telematika dalam bidang ekonomi adalah E-commerce. E-commerce ( transaksi jual beli secara elektronik ) merupakan suatu proses pembelian, penjualan, mentransfer, atau pertukaran produk, jasa, atau informasi melalui jaringan komputer termasuk internet. Manfaat internet dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi daam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.

C.    Bidang Pemerintahan
E-Government ( admnistrasi pemerintahan secara elektronik ) adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara Pemerintah dan pihak-pihak lain. Contoh nyata dari program e-government ini adalah adanya badan khusus yang mengurus hal – hal berkaitan dengan telematika yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesi (TKTI). Tim ini bertugas untuk mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori kegiatan dalam rangka meningkatkan perkembangan dan pendayagunaan telematika di Indonesia.


Dampak Negatif Telematika dan Cara Mengatasinya

Semakin berkembangnya telematika tidak hanya meningkatkan kinerja dan mempermudah pekerjaan yang kita lakukan sehari - hari, namun juga melahirkan beberapa dampak negatif yang dapat mengganggu kehidupan kita. Beberapa dampak negatif yang timbul seiring berkembangnya telematika dapat kita lihat dari contoh-contoh berikut:

  1. Memicu terjadinya Cyber Crime Trik untuk melakukan kejahatan dunia cyber mulai dari hacking hingga phising banyak bertebaran di internet,oleh karena itu kita harus bijak menggunakan internet.
  2. Penyebaran Malicious Code.
  3. Adanya Game Online yang membuat anak - anak malas bersekolah.
  4. Membuat manusia menjadi tidak peka terhadap lingkungannya, bisa dibilang menjadi makhluk unsosial, lebih gampangnya adalah membuat seseorang yang jauh serasa dekat dan dekat serasa jauh.

Dan berikut ini adalah cara bagaimana mengatasi dampak negatif dari perkembangan telematika tersebut :
Banyaknya dampak negatif dari penggunaan telematika membuat kita harus lebih berhati - hati dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, adapun cara mengatasi dampak negatif dari perkembangan telematika itu sendiri adalah:

  1. Menggunakan teknologi dengan sesuai kebutuhan. Jangan lakukan hal-hal yang tidak penting. Seperti bermain game, karena hal tersebut dapat menyebabkan kecanduan.
  2. Blokir situs - situs dan halaman website yang tidak edukatif serta menimbulkan dampak buruk bagi diri sendiri.
  3. Atur jadwal kegiatan menggunakan teknologi informasi. Agar tidak berlebihan dalam penggunaanya.
  4. Waspada dan teliti dalam menggunakan setiap produk teknologi informasi.
  5. Jangan menggunkan teknlogi informasi untuk melakukan kejahatan.
  6. Jangan hanya sibuk dengan produk teknologi informasi, lakukan kegiatan lain yang lebih berguna dan bermanfaat.


Fungsi Telematika
Selaras dengan pengertian telematika sebagai sarana komuikasi jarak jauh, maka fungsi dari telematika antara lain :
  1. Penyampai informasi. Telematika digunakan sebagai penyampai informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan kesadaran dan wawasan.
  2. Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan, keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.

DAFTAR PUSTAKA